MAKNA TANDA VERBAL DAN NON-VERBAL PADA IKLAN “WAFER TANGO”

  • Administrator System
  • Desak Putu Eka Pratiwi - STIBA Saraswati Denpasar

Abstract

Abstrak
 
Tujuan dari bahasa iklan yaitu untuk menarik perhatian publik terhadap produk yang diiklankan.  Oleh sebab itu bahasa iklan bersifat persuasif dan selalu berusaha mengedepankan keunggulan dan keunikan produk yang diiklankan sehingga orang-orang tertarik untuk membeli produk tersebut.  Bahasa iklan adalah bahasa yang sangat unik  sebab untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu pengiklan seringkali menggunakan bahasa yang ‘tidak biasa‘  bahkan melanggar peraturan tata bahasa yang berlaku.  Fenomena ini sangat menarik untuk ditelaah lebih mendalam.  Secara umum, iklan diketahui sebagai sekumpulan tanda-tanda yang bebas ditafsiri.  Tanda-tanda yang digunakan dalam iklan terdiri atas dua jenis, yaitu verbal dan non-verbal. Tanda verbal adalah bahasa yang kita kenal dan tanda non-verbal adalah bentuk dan warna yang disajikan dalam iklan.Penelitian ini bertujuan untuk menelaah makna tanda verbal dan non-verbal yang terdapat pada iklan “”Wafer Tango”.Data dari penelitian ini diambil dari iklan TV.Iklan TV dipilih sebagai sumber data dalam penelitian ini sebab iklan TV memiliki kelebihan dibandingkan dengan iklan cetak.Kelebihan iklan TVterletak pada kemungkinan diterimanya tiga kekuatan makna sekaligus, yaitu narasi, suara, dan visual.Metode dokumentasi dan observasi diterapkan untuk mendapatkan data penelitian berbentuk kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semantik dari Palmer (2001) dan pragmatik dari Yule (1996).Kedua teori tersebut digunakan untuk menganalisis makna tanda verbal.Sementara itu, teori semiotik dari Barthes (1998) digunakan untuk menganalisis makna tanda non-verbal.Analisis data disajikan dengan metode informal.  Hasil penelitian menunjukkan baik tanda verbal maupun non-verbal pada iklan “Wafer Tango” memiliki makna tersembunyi atau makna konotasi.
 
Kata kunci: iklan, tanda, verbal, non-verbal 

References

Daftar Pustaka
Bathia, T.K. 1987. English in Advertising: Multiple Mixing and Media. In Journal of World Englishes.
Bertens, K. 1985. Filsafat Barat Abad XX. Jilid II. Jakarta: Gramedia.
Budiman, M. 2002. “Indonesia: Perang Tanda,” dalam Indonesia: Tanda yang Retak. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Bungin, B. 2010. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Press.
Bungin, B. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Press.
Danesi, M. 2010. Pesan, Tanda, dan Makna. Yogyakarta: Jalasutra.
Davis, H. dan Paul Walton. 2010. Bahasa, Citra, Media. Yogyakarta: Jalasutra.
Dyer, G. 1982. Adertvising as Communication. London and New York: Routledge.
Goddard, A. 2002. The Language of Advertising. London: Routledge.Kasali, R. 1992.
Sobur, A. 2004. Analisis Teks Media. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sobur, A. 2009. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Published
2017-11-22
How to Cite
SYSTEM, Administrator; -, Desak Putu Eka Pratiwi. MAKNA TANDA VERBAL DAN NON-VERBAL PADA IKLAN “WAFER TANGO”. Sphota : Jurnal Linguistik dan Sastra, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 29--36, nov. 2017. ISSN 2580-7358. Available at: <http://sphota.stibasaraswati.ac.id/index.php/sphota/article/view/64>. Date accessed: 13 dec. 2017.
Section
Articles